Rabu, 21 Januari 2026

MGMP Matematika SMA Kabupaten Jember Perkuat Growth Mindset dan Penalaran Matematis Guru di Era VUCA

Jember, Rabu (21 Januari 2026) — MGMP Matematika SMA Kabupaten Jember kembali menggelar kegiatan rutin Belajar dan Berbagi yang berlangsung di Aula Pratama SMA Negeri 1 Jember. Kegiatan ini menjadi forum strategis bagi guru matematika untuk memperkuat kompetensi profesional, pedagogik, dan pola pikir adaptif dalam menghadapi tantangan pendidikan di era VUCA.

Kegiatan diawali dengan sambutan pembuka oleh Syaiful Rahman, M.Pd, selaku Ketua MGMP Matematika SMA Kabupaten Jember. Dalam sambutannya, ditegaskan kan bahwa guru matematika tidak cukup hanya menguasai materi ajar, tetapi juga harus terus melakukan upgrade dan update kompetensi, baik dalam cara berpikir, strategi pembelajaran, maupun pemanfaatan teknologi. Menurutnya, era VUCA menuntut guru untuk adaptif, reflektif, kolaboratif, dan mampu membangun pembelajaran yang relevan dengan kehidupan nyata peserta didik.

Selanjutnya, Bapak Dr. Suryadi, S.Pd, M.Pd, Kepala SMA Negeri 1 Jember sekaligus PjP MGMP Matematika SMA Kabupaten Jember, menyampaikan penguatan sekaligus penyegaran pemahaman tentang empat kompetensi guru, yaitu pedagogik, profesional, kepribadian, dan sosial. Beliau menekankan bahwa kompetensi pedagogik harus tercermin dalam kemampuan guru merancang pembelajaran bermakna dan berpusat pada peserta didik, sementara kompetensi profesional menuntut penguasaan konsep matematika yang mendalam serta kemampuan bernalar. Kompetensi kepribadian dan sosial, lanjutnya, menjadi fondasi etika, keteladanan, dan kemampuan membangun komunikasi serta kolaborasi yang sehat berdampak di lingkungan sekolah dan masyarakat.

Materi inti disampaikan oleh Bapak Drs. Ponadi, M.Si, Pengawas Ahli Utama Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Jember, dengan fokus pada Growth Mindset, Penguatan Berpikir Kritis, dan Penalaran Matematika. Dalam paparannya, beliau menekankan bahwa guru perlu menanamkan growth mindset kepada peserta didik melalui proses pembelajaran yang menghargai usaha, strategi, dan proses berpikir, bukan semata hasil akhir. Berpikir kritis dan penalaran matematika harus dilatih melalui pemahaman konseptual dan kontekstual, pemecahan masalah terbuka, diskusi, serta refleksi, sehingga matematika menjadi sarana membangun logika, ketekunan, dan daya juang belajar siswa.

Melalui kegiatan Belajar dan Berbagi ini, MGMP Matematika SMA Kabupaten Jember berkomitmen untuk terus membangun komunitas belajar guru yang kuat, kolaboratif, dan berkelanjutan, sebagai upaya nyata meningkatkan kualitas pembelajaran matematika dan mutu pendidikan di Kabupaten Jember.

0 komentar:

Posting Komentar

Silakan berkomentar dengan menerapkan 5B (Berbagi Belajar dengan Baik dan Benar dan Bermanfaat) Terimakasih.